• ABOUT US
  • PRIVACY POLICY
  • TERM OF USE
  • DISCLAIMER
  • HUBUNGI KAMI
  • SITEMAP
Sabtu, 13 Juni 2026
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
  • Login
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
Kelana Nusantara
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
  • Login
No Result
View All Result
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
Merayakan Kelahiran Danum Karya Abroorza A. Yusra

Jambi, Minyak, dan Imperialisme Modern Belanda

Menghadiri Pesta Panen Masyarakat Dayak Kayaan

Merayakan Kelahiran Danum Karya Abroorza A. Yusra

Ringkasan Novel Danum, Bagian 1 - 10

Lutfi Dananjaya by Lutfi Dananjaya
30 Mei, 2020
in Hipotesa, ZZ Slider Utama
70 5
0
Share on Facebook

Baca jugaArtikel :

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan

Kabar bahagia untuk Sahabat Kelana yang menyukai kisah petualangan, nuansa pedesaan, dan alam dengan kontur hutan.

Sejak tanggal 18 Mei 2020, setiap hari Senin hingga Jumat, Enggang Media selaku penerbit merilis Danum dalam kemasan cerita bersambung. Novel karya Abroorza A. Yusra ini berlatar alam dan budaya Masyarakat Uud Danum Desa Sakai, Kalimantan Barat

Menurut penulis, sebagian cerita di dalam Danum berdasarkan kisah nyata. Isinya tentang gejolak perubahan yang dihadapi oleh masyarakat pelosok di Desa Sakai.

Kawasan hutan, sungai, hingga pemukiman desa mereka terancam dicaplok perluasan lahan oleh perusahaan perkebunan sawit. Selain itu, Danum juga mengangkat budaya, keyakinan tradisional, hingga filosofi suku Uud Danum. Sebuah kisah asmara juga tersurat manis di dalamnya.

Danum mampu membawa kita berkelana ke alam yang “tersembunyi”. Dunia berbeda dari yang pernah kamu temui sebelumnya. Menawarkan nuansa keintiman hubungan antara sesama manusia, alam dan budaya.

Hingga pekan ini, Danun sudah merisilis 10 bagian cerita bersambung. Tema pertualangan dan kebudayaan dalam Danum sejalan dengan konsep Kelana Nusantara. Tim redaksi Kelana Nusantara, Penerbit Enggang Media, dan penulis, bekerja sama untuk memuat ringkasannya setiap dua minggu sekali di website Kelana Nusantara.

Awal sebuah Kisah

Cerita bermula dari Aloisius Santo yang geram terhadap perusahaan sawit, PT S berusaha mencaplok wilayah leluhurnya, Desa Sakai, dan hutan sekitarnya.

Santo mengeluhkan kondisi tersebut ke “orang-orang di Jakarta”, bahwa apa yang telah dilakukan PT S berpeluang melanggar HAM, undang-undang lingkungan, dan undang-undang tentang tata ruang.

Surat yang dikirimnya tidak kunjung dibalas. Justru, Santo dapat surat bantahan dari PT S yang meng-klaim setiap kegiatan PT S adalah bentuk pengabdian terhadap masyarakat.

“PT S melakukan semua itu. Bukit hendak digundulkan. Hutan adat tak dipedulikan. Sempadan sungai, apalagi. Kolong rumah masyarakat pun mereka masukkan ke dalam kawasan izin perkebunan. Dianggap apa masyarakat? Hantu? Masalah semakin pelik sebab bupati justru mengeluarkan keputusan mendukung PT S (Danum: Santo yang Berang – Bagian I).

Menanggapi polemik tersebut, lantas Santo bergerak, bekerja sama dengan Yayasan W, salah satu yayasan lingkungan untuk mengadakan penelitian ilmiah.

Tujuannya adalah melengkapi data-data yang dibutuhkan untuk memperkuat advokasi, agar jika sewaktu-waktu harus ke pengadilan, mereka memiliki bukti-bukti ilmiah yang objektif dan kuat.

Penyambutan di Desa Sakai

Rombongan peneliti yang didampingi oleh Santo akhirnya datang ke Desa Sakai. Kehadiran mereka disambut oleh masyarakat Desa Sakai dengan acara penyambutan tradisional. Mereka diinapkan di rumah mendiang orang tua Santo, yang kini dihuni oleh keluarga Benediktus, adik Santo.

Santo ditantang silat. Rupung kembali meladeni. Ia memang lelaki tua dan kurus, namun otot tangannya serupa batu-batu. Mereka beradu gerak. Hanya gerak. Memukul tanpa harus menempeleng, menendang tanpa harus menerjang. Sorak sorai menjadi-jadi apabila ada yang berguling-guling (Danum: Di Hovong – Bagian 4).

Di hadapan masyarakat, Santo mengutarakan maksud kedatangan rombongan ekspedisi. Ia berkisah tentang patung-patung kuno peninggalan nenek moyang Uud Danum , di antaranya Patung Katak-Kadal dan Patung Singa Berbadan Lembu.

Diperkirakan peninggalan sejarah tersebut telah ada sejak masuknya Hindu-Budha di Nusantara, di awal-awal penanggalan masehi, dan ketika kerajaan Majapahit melakukan ekspansi ke wilayah Kalimantan.

“Yang menjadi masalah, kawasan-kawasan tersebut, hutan kita, peninggalan nenek moyang kita, kita sendiri, terancam oleh perluasan lahan perkebunan sawit,” terang Santo dalam bahasa Uud Danum (Danum: Mengapa Mereka di Sini – Bagian 5).

Dua Kelompok Rombongan Ekspedisi

Selama penelitian, rombongan ekspedisi dibagi dalam dua kelompok. Kelompok yang pergi ke hutan dan kelompok yang menetap ke desa. Mereka yang pergi ke hutan beranggotakan peneliti satwa, sementara yang menetap di desa adalah peneliti budaya dan sosial-ekonomi.

Kelompok yang pergi ke hutan masuk ke dalam kawasan Hurung Haras Himbak, area yang dikeramatkan dalam kepercayaan Uud Danum.

Di kawasan ini, setiap bentuk perburuan dilarang. Batas kawasan kadang rancu, hanya ditandai oleh aliran sungai atau kelebatan hutan. Tetapi yang terpenting dari Hurung Haras Himbak bukanlah batas-batas, melainkan pendalaman spiritual.

Santo berkali-kali menyebut bahwa hutan Hurung Haras Himbak adalah surga kecil tempat tinggal para roh dan semangit. Semangit adalah roh-roh baik yang berkenan memberi perlindungan atau kesehatan (Danum: Hurung Haras Himbak – Bagian 8 ).

Percakapan di Tengah Hutan

Di hutan, percakapan-percakapan sederhana maupun berbobot ilmiah berlangsung. Rupung, warga desa yang turut serta selaku penunjuk jalan, mengisahkan tentang cara berburu dan bagaimana ia dicintai istrinya setelah ditubruk oleh babi hutan. Para peneliti, berkisah tentang semakin tingginya kasus perburuan satwa di Indonesia.

“Ingat kasus penangkapan penyelundup kepala enggang di bandara? Kepala enggang itu didapat dari perburuan di kawasan Ambalau. Dan berapa tahun pelakunya dihukum? Tidak lebih dari satu tahun…Hukum konservasi kita ini luar biasa indahnya. Tapi, memangnya ada tindakan yang adil? Padahal, bisnis jual beli satwa ini, termasuk kejahatan terbesar ketiga setelah jual orang dan narkoba. Kejahatan terbesar ketiga! Di dunia!”

“…sebagian besar orang mencari binatang-binatang itu hanya untuk tujuan gengsi, prestise. Hanya untuk prestise! Seolah dengan memajang foto sedang berburu, seolah dengan memiliki binatang-binatang itu, harkat martabat mereka di dunia dan akhirat akan naik, seolah surga dunia dan akhirat sudah menjadi dekat!” (Danum: Santapan dan Cerita di Rimba – Bagian 9).

Tentang Nadi

Sementara itu di Desa Sakai, Nadi, peneliti sastra dan budaya berusaha menggali informasi tentang budaya Uud Danum. Nadi memiliki latar belakang yang tidak menyenangkan terhadap identitas kesukuan.

Ia mengalami trauma masa kecil terhadap kefanatikan suku, akibat dari kerusuhan antar suku tahun 1998 yang berlangsung di Sambas, rumah masa kecilnya. Ia menyaksikan sendiri bagaimana pembataian dapat terjadi tanpa adanya alasan yang jelas.

Kesukuan sesungguhnya lebih kepada permainan politik dan kotak-kotak geografis…orang selalu butuh identitas, dan sebagian meletakkannya pada nilai-nilai kesukuan sebab pada kesukuan ada rumah tinggal yang menyediakan tarian, makanan, atau ritual khas. Ia memercayai itu sebagai sebuah pengetahuan, bukan sebuah keyakinan. Ia melihat semua itu dari ketinggian tertentu, seperti awan melihat daratan, sesekali turun, tetapi tidak untuk menyatu dengan tanah dan rerumputan. Dirinya tidak pernah memberi tempat pada kotak-kotak kesukuan. Kotak-kotak selalu menjengahkan diri (Danum: Hurung Haras Himbak – Bagian 8)

Nadi, Nek Ga, dan Puhtir

Narasumber utama Nadi dalam mencermati budaya dan sastra lisan Uud Danum adalah Puhtir dan Nek Ga.

Puhtir, perempuan belia, guru honorer di sekolah dasar yang ada di Desa Sakai. Nek Ga, seorang jajak, dukun adat, nenek dari Puhtir.

Bersama mereka, Nadi mendapatkan satu per satu gambaran rinci tentang kebudayaan Uud Danum. Tentang patung sopunduk, patung toras, ritual kematian, dan lain-lain.

Semua orang harus melakukan dalok jika sudah saatnya mereka mampu. Alasannya, segala upacara pengantaran arwah itu menentukan ke mana perginya arwah. Manusia yang meninggal, tidak langsung kembali ke nirwana. Lewat nosang, arwah hanya sampai ke langit. Lewat nyolat, arwah bisa duduk-duduk di pintu nirwana. Lewat dalok, arwah dapat berlenggak-lenggok, berjalan santai dan melambai bahagia sambil menapaki dunia nirwana (Danum: Sopunduk dan Toras – Bagian 6).

Nek Ga dan Puhtir juga menyampaikan tentang seni kepada Nadi. Momen berharga dalam penelitian ini adalah ketika Nek Ga menuturkan kolimoi, salah satu sastra lisan tertinggi masyarakat Uud Danum.

Kolimoi berisi tentang kisah-kisah kehidupan manusia di dunia kolimoi, dan konon telah diceritakan sebelum abad masehi. Sayangnya, keberlangsungan kolimoi terancam punah seiring dengan jumlah penuturnya yang semakin sedikit. Dari yang sedikit itu, semuanya berusia tua renta.

Di sini pun, di tempat yang jauh dari hiruk pikuk dunia, seni bisa berkembang begitu dahsyat. Suatu keindahan alamiah. Suatu kemesraan nyata pada sekitar. Suatu hasta karya yang adiluhung. Dan kadang untuk itu, mesti ada darah yang tertumpah –seandainya cerita itu benar adanya (Danum: Mahakarya – Bagian 10).

Sahabat Kelana, untuk cerita selengkapnya silakan kunjungi www.enggangmedia.com

Tags: Abroorza A YusrakelananusantaraNovel DanumUud Danum
Share71Tweet26Pin9SendShareSend
Previous Post

Jambi, Minyak, dan Imperialisme Modern Belanda

Next Post

Menghadiri Pesta Panen Masyarakat Dayak Kayaan

Lutfi Dananjaya

Lutfi Dananjaya

Bajak Laut

Related Posts

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!
Acara

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

2 Maret, 2025
111
Kelana

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

24 Oktober, 2024
132
Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah
Sosok

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

13 Maret, 2024
243
Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan
Akomodasi

Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan

3 Februari, 2022
347
Oriental Eksotik, Rub of Rub Mengajak Pendengar Menengok Masa Lalu
Budaya

Oriental Eksotik, Rub of Rub Mengajak Pendengar Menengok Masa Lalu

1 Februari, 2022
995
Backpackeran dari Jakarta – Nusa Penida Budget Rp2 Jutaan
Kelana

Backpackeran dari Jakarta – Nusa Penida Budget Rp2 Jutaan

10 Desember, 2021
387

Discussion about this post

Artikel Terpopuler

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

26 Februari, 2020
15.9k
Perempuan dan Fotografi

Perempuan dan Fotografi

23 April, 2020
561
Jalan ABC, Memasuki Sudut Sejarah Perdagangan Kota Bandung

Jalan ABC, Memasuki Sudut Sejarah Perdagangan Kota Bandung

14 September, 2020
2.5k
Mengapa Orang Sunda Malas?

Mengapa Orang Sunda Malas?

15 Mei, 2020
11.3k
Warisan Keluarga Schumtzer di Ganjuran, Yogyakarta

Warisan Keluarga Schumtzer di Ganjuran, Yogyakarta

14 September, 2020
3.1k
Mengenal Upacara Pernikahan Bangsawan Majapahit

Mengenal Upacara Pernikahan Bangsawan Majapahit

23 Februari, 2020
1.8k

Rekomendasi Kelana

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

2 Mei, 2025
212
Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

2 Maret, 2025
111

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

24 Oktober, 2024
132
Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

13 Maret, 2024
243
Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

16 Oktober, 2023
171
Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

21 September, 2023
131

Yuk Ikuti Kelana Nusantara!

  • Setiap jejak yang kita ingat  mengandung mineral-mineral lautan yang kita kecap    sumbawa  sumbawaisland  rumputlaut  kelananusantara
  • Saat ini kita buka program magang untuk siapa saja  sebab Kelana Nusantara kini hadir dengan wajah baru  Saat ini kita membutuhkan ide dan pemikiran kalian untuk dituangkan disini  khususnya di bidang media digital   Join with us   untuk form sudah tertera di bio  Selamat berpetualang
  • Penayangan perdana Demon Slayer  Entertainment District Arc menuai protes dari fans dengan Tengen Uzui salah satu protaganisnya disebut melakukan poligami   Demon Slayer  Entertainment District Arc memperkenalkan Tengen Uzui  seorang Hashira  mentor selanjutnya Tanjiro Kamado  mantan ninja yang memiliki 3 istri   Tengen Uzui hadir dengan segala pesona  mengakui dirinya pribadi yang selama hidupnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Nusa Penida kerap menjadi destinasi untuk dikunjungi wisatawan yang memiki hobi diving   Sahabat Kelana yang penasaran dengan eksotika keindahan bawah laut Nusa Penida tentu harus menyiapkan budget khusus    Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Kehadiran moda transportasi darat  dalam hal ini kereta api trem uap di Demak tidak lepas dari meningkatnya arus perdagangan antara Eropa dan Hindia-Belanda   Terutama setelah pembukaan Terusan Suez pada 1869   Investasi asing kemudian  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sebenarnya uang yang dihabiskan dunia untuk persenjataan militer dan perang dalam satu minggu cukup untuk memberi  makanan  seluruh manusia di bumi dalam setahun   Fakta yang mencengangkan  memang  sementara perang terus dilangsungkan tanpa jelas ujungnya  di pelosok dunia  miliunan manusia meringkih bertahan hidup dalam kelaparan   Tapi  bisakah makanan menjadi penopang basis perubahan   Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sahabat Kelana  perlu diketahui sebelum mengulas 5 rekomendasi villa bambu terbaik untuk Honeymoon asik di Bali   Pemerintah saat ini memberlakukan pembatasan perjalanan bagi wisatawan asing  sebagai reaksi munculnya varian Covid-19 B 1 1 529  Omicron   Hongkong dan beberapa negara Afrika      Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Anantha Wijayanto salah satu pegiat kaktus asal Bali berbagi tips bikin Green House kaktus rumahan dengan budget Rp500 ribu   Idealnya  setiap tanaman khususnya kaktus disarankan memiliki naungan  untuk menjaga stabilitas suhu dan kelembapan udara   Meski kaktus memiliki habitat asli di gurun  namun  ada pertimbangan tanaman ini umumnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Mang Eden salah satu petani kaktus terbesar di Lembang berbagi cara grafting kaktus yang benar   Tim redaksi Kelananusantara  beberapa waktu yang lalu  mengunjungi Kampung Cicalung Desa Wangunharja  Kecamatan Lembang  Kabupaten Bandung Barat   Lokasi ini berdekatan dengan destinasi wisata yang cukup terkenal     Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
Facebook Twitter Instagram

Bekal Petualanganmu

Iwakmedia Digital Indonesia

Iwakmedia Workshop II
Ruko Jatimurni, Jl Jatimurni No. 2.
Jatipadang, Pasar Minggu.
Kode Pos 12540. (+6221) 780 8020.
Jakarta - Indonesia
Basecamp Kelana Nusantara
Jl. Mentor, Gg Dakota, RT.01/RW.05
Sukaraja, Cicendo.
Kode Pos 40175.
Kota Bandung - Indonesia

Tentang Kelana Nusantara

  • About Us
  • Privacy Policy
  • Term Of Use
  • Disclaimer
  • CONTACT US

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

No Result
View All Result
  • About Us
  • Term Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Sitemap
  • Kelana
  • Sosok
  • Akomodasi
  • Budaya
  • Kuliner
  • Hipotesa
  • Acara
  • Login

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Cookie settingsACCEPT
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary Always Enabled

Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.

Non-necessary

Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.

Add New Playlist