• ABOUT US
  • PRIVACY POLICY
  • TERM OF USE
  • DISCLAIMER
  • HUBUNGI KAMI
  • SITEMAP
Minggu, 3 Mei 2026
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
  • Login
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
Kelana Nusantara
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
  • Login
No Result
View All Result
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan

Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

Pemanfaatan energi alternatif di negara maju lambat laun sudah diadaptasi oleh negara-negara berkembang

Lutfi Dananjaya by Lutfi Dananjaya
21 September, 2023
in Acara
2 min read
19 2
0
Share on Facebook

KOAKSI INDONESIA – Pemanfaatan energi alternatif di negara maju lambat laun sudah diadaptasi oleh negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia. Keseriusan dalam implementasi di berbagai daerah Indonesia terkoneksi oleh kerja sama berbagai pihak.

Pembahasan antara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), dan Pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET)  telah dilakukan sejak 29 November 2022.

DPD RI menyampaikan bahwa Undang-Undang Energi Terbarukan (UU ET) diharapkan dapat memberikan dasar hukum yang kuat untuk mendukung pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari proses transisi energi menuju energi yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca jugaArtikel :

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

Wacana Antropologi Dan Kebudayaan Dalam Desain

Mengenang Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono

DPR RI kemudian menggunakan hak inisiatif untuk mengajukan RUU pada tahun 2019 dengan menambahkan bagian Energi Baru, sehingga judul RUU menjadi RUU Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT).

Perubahan paling signifikan dalam RUU EBT adalah masuknya frasa nuklir dengan jumlah pasal yang cukup banyak jika dibandingkan dengan substansi energi terbarukan yang seharusnya menjadi fokus utama dari tercetusnya UU ini.

Pro dan kontra terhadap usulan RUU EBT ini terus bergulir, terutama bagi pihak pendukung energi terbarukan dengan pihak yang kompromis, dan kelompok yang cenderung dominan mendukung pengembangan nuklir di Indonesia.

Rancangan UU EBET diperlukan sebagai regulasi komprehensif untuk menciptakan iklim pengembangan EBT yang berkelanjutan dan berkeadilan serta mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) dan Net Zero Emissions (NZE) guna mendukung pembangunan industri ramah lingkungan (green industry) dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemanfaatan yang dapat melibatkan masyarakat di antaranya dalam pemanfaatan pengembangan berbagai energi terbarukan seperti panas bumi, air, surya, laut, dan bioenergi.

Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET) awalnya dirancang khusus untuk mendorong pengembangan energi terbarukan. Namun, justru memuat banyak pasal yang bertolak belakang dengan tujuan tersebut. Salah satunya adalah terminologi “energi baru” yang bersumber dari energi fosil dan nuklir.

Padahal, Agustus lalu, Indonesia dikagetkan dengan tingginya polusi udara di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pembangkit berbasis batu bara disinyalir menjadi salah satu penyebabnya. Sayangnya, tujuan mulia pemerintah untuk menyediakan paket perundang-undangan yang komprehensif untuk mengatur EBT masih menjadi perdebatan yang intens dan panjang.

Salah satu alasannya adalah perbedaan pendapat mengenai energi yang layak diklasifikasikan dalam EBT. Menurut Azis Kurniawan, Manajer Kebijakan dan Advokasi Koaksi Indonesia, penerapan UU EBT cukup problematik karena substansi yang di dalamnya bertolak belakang dari energi baru yang sebetulnya tidak menggunakan teknologi yang baru dan masih menggunakan feedstock fosil.

Turunan batu bara untuk energi baru juga tercampur dalam alinea dalam Undang-Undang tersebut. Hal ini tentunya jika digabung dengan energi baru terbarukan akan kontra produktif. Untuk itu kami dari Koaksi Indonesia menyarankan untuk hanya berfokus pada energi-energi yang menggunakan teknologi baru terbarukan dalam penerapan pada Undang-undang. Poin terakhir adalah substansi di luar energi terbarukan sebaiknya tidak masuk dalam UU ini.

Berkaca dari penjelasan di atas, perlunya solusi struktural yang dapat mengorganisasi kebijakan UU EBT agar tepat guna. Hal tersebut membutuhkan dorongan dari akademisi CSO, pendapat ahli yang dapat diselaraskan dengan rancangan program pemerintah agar memelihara fokus pada optimalisasi outcome yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Untuk mengetahui perkembangan RUU ET ini, kita dapat mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Energi Bersih.  Koalisi yang terbentuk atas dorongan Koaksi Indonesia ini akan menghadirkan para narasumber dari lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan perwakilan pemerintah.

Selain mendorong pembentukan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Energi Bersih, sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berfokus dalam membangun ekosistem transisi energi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sejak awal Koaksi Indonesia memang telah mengawal proses RUU EBET menjadi RUU ET.  Koaksi Indonesia menjadi salah satu dari hanya 5 LSM yang masuk di lingkaran ESDM dan FGD rekomendasi Kementerian/Lembaga dalam RUU EBET.

Sumber:

https://www.kompas.id/baca/artikel-opini/2022/05/17/memahami-konsep-energi-baru-dan-terbarukan

https://ekonomi.bisnis.com/read/20230809/44/1683089/esdm-kebut-penyelesaian-ruu-energi-baru-dan-terbarukan-ebet

https://www.hukumonline.com/berita/a/koalisi-usul-ruu-ebet-fokus-pada-energi-terbarukan-lt63e09a80a28d3/

Share11Tweet7Pin3SendShareSend
Previous Post

Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan

Next Post

Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

Lutfi Dananjaya

Lutfi Dananjaya

Bajak Laut

Related Posts

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO
Acara

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

2 Mei, 2025
196
Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!
Acara

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

2 Maret, 2025
107
Wacana Antropologi Dan Kebudayaan Dalam Desain
Acara

Wacana Antropologi Dan Kebudayaan Dalam Desain

14 September, 2020
442
Mengenang Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono
Acara

Mengenang Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono

20 Juli, 2020
366
Jalur Rempah Nafas Kebudayaan Bahari Indonesia
Acara

Jalur Rempah Nafas Kebudayaan Bahari Indonesia

14 September, 2020
272
SUKU19
Acara

SUKU19

5 Juli, 2020
272

Discussion about this post

Artikel Terpopuler

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

26 Februari, 2020
15.7k
Berkelana ke Wilayah Penutur Bahasa Sunda di Jawa Tengah

Berkelana ke Wilayah Penutur Bahasa Sunda di Jawa Tengah

23 Mei, 2020
3.6k
Tizi Restaurant, Sajikan Makanan Khas Jerman di Bandung

Tizi Restaurant, Sajikan Makanan Khas Jerman di Bandung

5 Agustus, 2020
2.9k
Sejarah Trem Uap: Stasiun Demak Abad 19

Sejarah Trem Uap: Stasiun Demak Abad 19

9 Desember, 2021
664
Sawahlunto, Situs Warisan Budaya Dunia

Sawahlunto, Situs Warisan Budaya Dunia

14 September, 2020
967
Kisah Stasiun Jakarta Kota, Termegah di Hindia-Belanda

Kisah Stasiun Jakarta Kota, Termegah di Hindia-Belanda

14 September, 2020
1.3k

Rekomendasi Kelana

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

2 Mei, 2025
196
Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

2 Maret, 2025
107

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

24 Oktober, 2024
126
Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

13 Maret, 2024
239
Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

16 Oktober, 2023
168
Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

21 September, 2023
129

Yuk Ikuti Kelana Nusantara!

  • Setiap jejak yang kita ingat  mengandung mineral-mineral lautan yang kita kecap    sumbawa  sumbawaisland  rumputlaut  kelananusantara
  • Saat ini kita buka program magang untuk siapa saja  sebab Kelana Nusantara kini hadir dengan wajah baru  Saat ini kita membutuhkan ide dan pemikiran kalian untuk dituangkan disini  khususnya di bidang media digital   Join with us   untuk form sudah tertera di bio  Selamat berpetualang
  • Penayangan perdana Demon Slayer  Entertainment District Arc menuai protes dari fans dengan Tengen Uzui salah satu protaganisnya disebut melakukan poligami   Demon Slayer  Entertainment District Arc memperkenalkan Tengen Uzui  seorang Hashira  mentor selanjutnya Tanjiro Kamado  mantan ninja yang memiliki 3 istri   Tengen Uzui hadir dengan segala pesona  mengakui dirinya pribadi yang selama hidupnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Nusa Penida kerap menjadi destinasi untuk dikunjungi wisatawan yang memiki hobi diving   Sahabat Kelana yang penasaran dengan eksotika keindahan bawah laut Nusa Penida tentu harus menyiapkan budget khusus    Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Kehadiran moda transportasi darat  dalam hal ini kereta api trem uap di Demak tidak lepas dari meningkatnya arus perdagangan antara Eropa dan Hindia-Belanda   Terutama setelah pembukaan Terusan Suez pada 1869   Investasi asing kemudian  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sebenarnya uang yang dihabiskan dunia untuk persenjataan militer dan perang dalam satu minggu cukup untuk memberi  makanan  seluruh manusia di bumi dalam setahun   Fakta yang mencengangkan  memang  sementara perang terus dilangsungkan tanpa jelas ujungnya  di pelosok dunia  miliunan manusia meringkih bertahan hidup dalam kelaparan   Tapi  bisakah makanan menjadi penopang basis perubahan   Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sahabat Kelana  perlu diketahui sebelum mengulas 5 rekomendasi villa bambu terbaik untuk Honeymoon asik di Bali   Pemerintah saat ini memberlakukan pembatasan perjalanan bagi wisatawan asing  sebagai reaksi munculnya varian Covid-19 B 1 1 529  Omicron   Hongkong dan beberapa negara Afrika      Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Anantha Wijayanto salah satu pegiat kaktus asal Bali berbagi tips bikin Green House kaktus rumahan dengan budget Rp500 ribu   Idealnya  setiap tanaman khususnya kaktus disarankan memiliki naungan  untuk menjaga stabilitas suhu dan kelembapan udara   Meski kaktus memiliki habitat asli di gurun  namun  ada pertimbangan tanaman ini umumnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Mang Eden salah satu petani kaktus terbesar di Lembang berbagi cara grafting kaktus yang benar   Tim redaksi Kelananusantara  beberapa waktu yang lalu  mengunjungi Kampung Cicalung Desa Wangunharja  Kecamatan Lembang  Kabupaten Bandung Barat   Lokasi ini berdekatan dengan destinasi wisata yang cukup terkenal     Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
Facebook Twitter Instagram

Bekal Petualanganmu

Iwakmedia Digital Indonesia

Iwakmedia Workshop II
Ruko Jatimurni, Jl Jatimurni No. 2.
Jatipadang, Pasar Minggu.
Kode Pos 12540. (+6221) 780 8020.
Jakarta - Indonesia
Basecamp Kelana Nusantara
Jl. Mentor, Gg Dakota, RT.01/RW.05
Sukaraja, Cicendo.
Kode Pos 40175.
Kota Bandung - Indonesia

Tentang Kelana Nusantara

  • About Us
  • Privacy Policy
  • Term Of Use
  • Disclaimer
  • CONTACT US

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

No Result
View All Result
  • About Us
  • Term Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Sitemap
  • Kelana
  • Sosok
  • Akomodasi
  • Budaya
  • Kuliner
  • Hipotesa
  • Acara
  • Login

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Cookie settingsACCEPT
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary Always Enabled

Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.

Non-necessary

Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.

Add New Playlist