• ABOUT US
  • PRIVACY POLICY
  • TERM OF USE
  • DISCLAIMER
  • HUBUNGI KAMI
  • SITEMAP
Sabtu, 2 Mei 2026
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
  • Login
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
Kelana Nusantara
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
  • Login
No Result
View All Result
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
Mengenang 100 tahun Gedung Sate

Gedung Sate Bandung © Hajigarang/Kelananusantara

Benteng Klingker/Bandjoe Napa, Nusakambangan

Warisan Keluarga Schumtzer di Ganjuran, Yogyakarta

Mengenang 100 tahun Gedung Sate

Jejak kemegahan arsitektur Gedung Sate Bandung, bagi anak usia belasan seperti saya saat itu melekat terus di dalam ingatan

Lutfi Dananjaya by Lutfi Dananjaya
14 September, 2020
in Budaya, ZZ Slider Utama
2 min read
181 8
0
Share on Facebook

Beberapa belas tahun lalu, anak ingusan itu merasa takjub dengan keindahan arsitektur yang pada 27 Juli 2020 genap berusia 1 abad.

Ketika itu saya belum banyak mengetahui sisi baik kolonial Belanda. Jejak kemegahan arsitektur Gedung Sate Bandung, bagi anak usia belasan seperti saya saat itu melekat terus di dalam ingatan.

“Saya mencintai kota ini pada pandangan pertama”, kalimat itu yang terucap di dalam hati beberapa belas tahun lalu.

Baca jugaArtikel :

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan

Legervliegtuigen boven het Departement van de Gouvernementsbedrijven te Bandoeng/Leiden University Libraries Digital Collections

Fawwaz Dafa menuliskan, pada 27 Juli 1920 peletakan batu pertama Gedung Sate dilakukan oleh Johanna Catherina Coops, puteri sulung Walikota Bandung saat itu yaitu B. Coops, dan Petronella Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di Batavia yaitu J. P. Graaf van Limburg Stirum.

Uang Logam Rupiah 1.000 bergambar Gedung Sate penyelamat di saat genting

Uang Logam Seribu Rupiah © Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Gedung Sate seakan terus mengikuti perjalanan hidup, di bulan yang sama tepatnya pada 20 Juli 2010, Wakil Presiden RI ketika itu, Prof. DR. Boediono meresmikan beredarnya uang logam (UL) Rupiah pecahan 1.000 (seribu).

Uang logam Rupiah pecahan 1.000 (seribu) memiliki desain bergambar angklung dengan latar belakang Gedung Sate pada bagian belakang, sedangkan sisi depanya bergambar Garuda Pancasila.

Siapa yang menyangka uang logam Rupiah pecahan 1.000 (seribu) ini dikoleksi oleh pasangan hidup saya, dan pada akhirnya jadi penyelamat di situasi sulit saat ini.

Situasi lucu yang menambah kesan Gedung ini bagi saya.

Gaya Arsitektur Indo-Eropa

Optocht voor het Departement van Gouvernementsbedrijven te Bandoeng/Leiden University Libraries Digital Collections

Melalui buku berjudul Bandoeng en haar Hoogvlakte (1952), D. Ruhl menyatakan keindahan Gedung Sate.

Pada saat kunjungan di bulan April 1923, Ir. H. P. Berlage juga menyatakan bahwa “Gedung Sate adalah suatu karya arsitektur besar, yang berhasil memadukan langgam timur dan barat secara harmonis”.

Duo arsitek Belanda Cor Pashier dan Jan Wittenberg ikut pula menyatakan pendapatnya akan kemegahan Gedung Sate, “langgam arsitektur Gedung Sate adalah gaya hasil eksperimen sang arsitek yang mengarah pada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa”.

Kenapa disebut Gedung Sate?

Saya sempat bertanya-tanya, awal mula penamaan Gedung Sate. “Letaknya satenya di sebelah mana?”

Berbekal rasa ingin tahu yang kuat dengan merangkum berbagai sumber dan memperhatikan lebih jelas bentuk bangunan ini.

Ternyata pada puncak menara bangunan ikonik kota Bandung ini terdapat tusukan yang sekilas terlihat seperti tusuk sate. Tusukan ini menusuk 6 buah benda bulat seperti sate.

6 buah sate ini menandakan biaya yang dihabiskan untuk membangun gedung ini yaitu konon sekitar 6 juta gulden.

Megahnya Ornamen Arsitektur Gedung Sate

Het hoofdgebouw van het Departement van Gouvernementsbedrijven te Bandoeng/Leiden University Libraries Digital Collections

Gedung yang pada zaman kolonial bernama Gouvernements Bedrijven adalah hasil karya Ir.J.Gerber, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delft Nederland, Ir. Eh. De Roo, Ir. G. Hendriks serta pihak Gemeente van Bandoeng, Kol. V.L. Slors.

Pembangunanya melibatkan 2000 pekerja dan 150 orang di antaranya adalah pemahat.

Ketika itu Gedung Sate direncanakan sebagai gedung pusat pemerintahan, memiliki peran untuk menandakan kemegahan Bandung dari sisi desain arsitektur.

Karena itu, Gerber mengambil dan mengaplikasikan gaya arsitektur Reinaissance Perancis yang megah dalam fasad Gedung ini.

Orientasi fasad Gedung ini juga sangat diperhitungkan. Mengikuti sumbu poros utara-selatan, dibangun menghadap Gunung Tangkuban Perahu di sebelah utara.

Pada bagian tengah fasad, terdapat ornamen menyerupai bentuk candi yang disebut Kori Agung.

Sentuhan arsitektur Nusantara

Vermoedelijk het Departement van de Gouvernementsbedrijven te Bandoeng/Leiden University Libraries Digital Collections

Ornamaen ini juga kerap disebut Paduraksa, biasanya digunakan sebagai pembatas sekaligus gerbang akses penghubung antarkawasan dalam kompleks bangunan khusus.

Ornamen yang kental dengan gaya arsitektur Hindu-Buddha ini sering dijumpai pada gerbang masuk bangunan-bangunan lama di Jawa dan Bali.

Kemudian, Gedung ini memiliki 2 bentuk atap. Pada puncak atap yang menaungi bagian depan bangunan dan berbentuk perisai, terdapat ornamen atap yang berciri tradisional perpaduan ragam ornamen Hindu, Buddha, dan India.

Sedangkan pada atap yang paling tinggi menggunakan gaya pura/tumpang seperti meru di Bali atau pagoda di Thailand. Terlihat sangat jelas, pada elemen ini Gerber ingin memasukkan aliran arsitektur Nusantara.

Sementara untuk bagian jendela, gaya arsitektur Moor yang marak di wilayah barat dunia Islam (Spanyol, Maroko, Tunisia, Aljazair, Mesir, hingga Suriah) memberikan pengaruh pada bangunan Gedung Sate.

Jendela berbentuk seperti busur yang terbuat dari material bata plester yang condong ke arah luar. Dilengkapi dengan kaca berkusen kayu pada bagian dalamnya.

Di sekeliling, bata plester ini diukir secara sederhana mengikuti bentuk busur jendela tersebut.

Setelah mencari tahu tentang Gedung ini, saya mencerna, bangsa Belanda ketika itu dengan segala kepentingannya biar bagaimanapun telah memberi pengetahuan berupa hasil karya nyata.

Tidak hanya sebatas itu, sampai hari ini peninggalan arsitektur jejak kolonial Belanda secara konstruksi dan estetika tak lekang oleh zaman.

Tidak hanya Gedung Sate Bandung.

Referensi:

Gedung Sate, Keindahan Ornamen Arsitektur Indo-Eropa karya I Gusti Ayu Ceri Chandrika Meidiria. Prosiding Seminar Heritage IPLBI 2017.

Foto sampul artikel oleh hajigarang

 

Tags: 100 tahun Gedung SateBandungGedung Sate
Share1335Tweet65Pin23SendShareSend
Previous Post

Benteng Klingker/Bandjoe Napa, Nusakambangan

Next Post

Warisan Keluarga Schumtzer di Ganjuran, Yogyakarta

Lutfi Dananjaya

Lutfi Dananjaya

Bajak Laut

Related Posts

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!
Acara

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

2 Maret, 2025
107
Kelana

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

24 Oktober, 2024
126
Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah
Sosok

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

13 Maret, 2024
239
Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan
Akomodasi

Indahnya Honey Moon Penuh Petualangan di Santorini Beach Resort, Gili Trawangan

3 Februari, 2022
343
Oriental Eksotik, Rub of Rub Mengajak Pendengar Menengok Masa Lalu
Budaya

Oriental Eksotik, Rub of Rub Mengajak Pendengar Menengok Masa Lalu

1 Februari, 2022
981
Backpackeran dari Jakarta – Nusa Penida Budget Rp2 Jutaan
Kelana

Backpackeran dari Jakarta – Nusa Penida Budget Rp2 Jutaan

10 Desember, 2021
379

Discussion about this post

Artikel Terpopuler

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

26 Februari, 2020
15.7k
Tizi Restaurant, Sajikan Makanan Khas Jerman di Bandung

Tizi Restaurant, Sajikan Makanan Khas Jerman di Bandung

5 Agustus, 2020
2.9k
Sejarah Trem Uap: Stasiun Demak Abad 19

Sejarah Trem Uap: Stasiun Demak Abad 19

9 Desember, 2021
663
Berkelana ke Wilayah Penutur Bahasa Sunda di Jawa Tengah

Berkelana ke Wilayah Penutur Bahasa Sunda di Jawa Tengah

23 Mei, 2020
3.6k
Kisah Stasiun Jakarta Kota, Termegah di Hindia-Belanda

Kisah Stasiun Jakarta Kota, Termegah di Hindia-Belanda

14 September, 2020
1.3k
Sanggama dan Pesantren: Penyatuan Nafsu dan Rahasia Ilahi (Bagian I)

Sanggama dan Pesantren: Penyatuan Nafsu dan Rahasia Ilahi (Bagian I)

14 September, 2020
2.3k

Rekomendasi Kelana

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

2 Mei, 2025
196
Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

2 Maret, 2025
107

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

24 Oktober, 2024
126
Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

13 Maret, 2024
239
Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

16 Oktober, 2023
168
Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

21 September, 2023
129

Yuk Ikuti Kelana Nusantara!

  • Setiap jejak yang kita ingat  mengandung mineral-mineral lautan yang kita kecap    sumbawa  sumbawaisland  rumputlaut  kelananusantara
  • Saat ini kita buka program magang untuk siapa saja  sebab Kelana Nusantara kini hadir dengan wajah baru  Saat ini kita membutuhkan ide dan pemikiran kalian untuk dituangkan disini  khususnya di bidang media digital   Join with us   untuk form sudah tertera di bio  Selamat berpetualang
  • Penayangan perdana Demon Slayer  Entertainment District Arc menuai protes dari fans dengan Tengen Uzui salah satu protaganisnya disebut melakukan poligami   Demon Slayer  Entertainment District Arc memperkenalkan Tengen Uzui  seorang Hashira  mentor selanjutnya Tanjiro Kamado  mantan ninja yang memiliki 3 istri   Tengen Uzui hadir dengan segala pesona  mengakui dirinya pribadi yang selama hidupnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Nusa Penida kerap menjadi destinasi untuk dikunjungi wisatawan yang memiki hobi diving   Sahabat Kelana yang penasaran dengan eksotika keindahan bawah laut Nusa Penida tentu harus menyiapkan budget khusus    Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Kehadiran moda transportasi darat  dalam hal ini kereta api trem uap di Demak tidak lepas dari meningkatnya arus perdagangan antara Eropa dan Hindia-Belanda   Terutama setelah pembukaan Terusan Suez pada 1869   Investasi asing kemudian  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sebenarnya uang yang dihabiskan dunia untuk persenjataan militer dan perang dalam satu minggu cukup untuk memberi  makanan  seluruh manusia di bumi dalam setahun   Fakta yang mencengangkan  memang  sementara perang terus dilangsungkan tanpa jelas ujungnya  di pelosok dunia  miliunan manusia meringkih bertahan hidup dalam kelaparan   Tapi  bisakah makanan menjadi penopang basis perubahan   Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sahabat Kelana  perlu diketahui sebelum mengulas 5 rekomendasi villa bambu terbaik untuk Honeymoon asik di Bali   Pemerintah saat ini memberlakukan pembatasan perjalanan bagi wisatawan asing  sebagai reaksi munculnya varian Covid-19 B 1 1 529  Omicron   Hongkong dan beberapa negara Afrika      Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Anantha Wijayanto salah satu pegiat kaktus asal Bali berbagi tips bikin Green House kaktus rumahan dengan budget Rp500 ribu   Idealnya  setiap tanaman khususnya kaktus disarankan memiliki naungan  untuk menjaga stabilitas suhu dan kelembapan udara   Meski kaktus memiliki habitat asli di gurun  namun  ada pertimbangan tanaman ini umumnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Mang Eden salah satu petani kaktus terbesar di Lembang berbagi cara grafting kaktus yang benar   Tim redaksi Kelananusantara  beberapa waktu yang lalu  mengunjungi Kampung Cicalung Desa Wangunharja  Kecamatan Lembang  Kabupaten Bandung Barat   Lokasi ini berdekatan dengan destinasi wisata yang cukup terkenal     Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
Facebook Twitter Instagram

Bekal Petualanganmu

Iwakmedia Digital Indonesia

Iwakmedia Workshop II
Ruko Jatimurni, Jl Jatimurni No. 2.
Jatipadang, Pasar Minggu.
Kode Pos 12540. (+6221) 780 8020.
Jakarta - Indonesia
Basecamp Kelana Nusantara
Jl. Mentor, Gg Dakota, RT.01/RW.05
Sukaraja, Cicendo.
Kode Pos 40175.
Kota Bandung - Indonesia

Tentang Kelana Nusantara

  • About Us
  • Privacy Policy
  • Term Of Use
  • Disclaimer
  • CONTACT US

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

No Result
View All Result
  • About Us
  • Term Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Sitemap
  • Kelana
  • Sosok
  • Akomodasi
  • Budaya
  • Kuliner
  • Hipotesa
  • Acara
  • Login

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Cookie settingsACCEPT
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary Always Enabled

Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.

Non-necessary

Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.

Add New Playlist