• ABOUT US
  • PRIVACY POLICY
  • TERM OF USE
  • DISCLAIMER
  • HUBUNGI KAMI
  • SITEMAP
Senin, 25 Mei 2026
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
  • Login
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
Kelana Nusantara
  • KELANA
  • AKOMODASI
  • SOSOK
  • HIPOTESA
  • BUDAYA
  • KULINER
  • ACARA
  • Login
No Result
View All Result
Kelana Nusantara
No Result
View All Result
Wisata Budaya Mengunjungi Kampung Adat Cireundeu

Penanda Masuk Kampung Adat Cireundeu (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Perkebunan Buah Tin di Ciwidey

Begreno Home, Resort Asik Nuansa Etnik di Bogor

Wisata Budaya Mengunjungi Kampung Adat Cireundeu

Menelusuri Kearifan Masyarakat Parahyangan, Kampung Adat Cireundeu

Lutfi Dananjaya by Lutfi Dananjaya
21 Februari, 2020
in Budaya
2 min read
315 20
0
Share on Facebook

Sahabat Kelana, kapan hayo terakhir wisata budaya? Perjalanan kelana kali ini, kita akan menelusuri Kampung Adat Cireundeu yang lokasinya deket pusat kota Cimahi.

Di tengah arus modernisasi, perkembangan teknologi dan digitalisasi, saat ini masih ada Masyarakat desa yang menjaga kearifan lokal. Menjaga harmonisasi hidup dengan sesama manusia dan alam.

Berada di Desa Cireundeu, tepatnya di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi, kampung adat ini sukses berswasembada pangan.  Mengembangkan singkong sebagai makanan pokok, alternatif beras. Singkong ditanam secara mandiri di desa ini, kemudian diolah menjadi “Rasi” (beras singkong).

Baca jugaArtikel :

Oriental Eksotik, Rub of Rub Mengajak Pendengar Menengok Masa Lalu

Sejarah Trem Uap: Stasiun Demak Abad 19

FOOD NOT BOMBS: Bentuk Protes Melalui Makanan

Klenteng Hwie Wie Kiong dan Klenteng See Hoo Kiong di Pecinan Semarang

Sejarah Rasi di Kampung Adat Cireundeu

Alam Kampung Adat Cireundeu (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

“Teu Boga Sawah Asal Boga Pare, Teu Boga Pare Asal Boga Beas, Teu Boga Beas Asal Bisa Nyangu, Teu Nyangu Asal Dahar, Teu Dahar Asal Kuat.”

Pada masa penjajahan Belanda, masyarakat Cireundeu mengalami era kekurangan pangan, khususnya beras. Ketika itu, masyarakat di desa ini sepakat untuk wajib berpuasa mengkonsumsi nasi beras, lalu menggantinya dengan nasi singkong sampai waktu yang tidak terbatas.

Filosofi Masyarakat Kampung Adat Cireundeu (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Tujuan berpuasa untuk mendapatkan kemerdekaan lahir dan batin. Menguji keyakinan para penganut aliran kepercayaan supaya selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Tidak Punya Sawah Asal Punya Beras, Tidak Punya Beras Asal Dapat Menanak Nasi, Tidak Punya Nasi Asal Makan, Tidak Makan Asal Kuat.”

Pedoman dan prinsip hidup yang sedari dulu dianut oleh nenek moyang mereka hingga kini masih dipegang kuat. Hal inilah yang menjadi awal mayoritas masyarakat Kampung Adat Cireundeu mengolah bahan pangan singkong menjadi “Rasi”.

Swasembada Pangan dengan Singkong

Rasi Sebagai Ketahan Pangan (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Mayoritas masyarakat Kampung Adat Cireundeu telah membudayakan aktivitas menanam singkong. Mulai dari proses pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pembuatan beraneka ragam jenis makanan berbahan dasar singkong salah satunya adalah “Rasi”.

Aktivitas ini telah dilakukan sejak lebih dari 85 tahun, jadi keseharian. Masyarakat desa ini sudah mandiri dalam hal ketahanan pangan pokok. Sehingga relatif tidak terpengaruh oleh gejolak sosial – ekonomi terutama pada fluktuasi harga dan ketersediaan beras.

Penanda Masuk Wisata Budaya Kampung Adat Cireundeu

Penanda Masuk Kampung Adat Cireundeu (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Wisata budaya di Kampung Adat Cireundeu, diawali dengan penanda masuk berupa Monumen Meriam Sapu Jagat, simbol satria pengawal bumi Parahyangan dan sebuah tugu yang bertuliskan “Wangsit Siliwangi: Jujur, Ksatria, Membela Rakyat Kecil, Sayang Kepada Sesama dan Menjadi Wibawa”.

Penanda Masuk Menuju Bale Saresehan, Kampung Adat Cireundeu (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Masuk melului gerbang, menelusuri pemukiman masyarakat sejauh 200 meter, Sahabat Kelana akan menemui Saung Baraya Mang Ali dan gerbang masuk yang mengarahkan ke destinasi selanjutnya, yaitu Bale Saresehan.

Bale Saresehan

Bale Saresehan, Kampung Adat Cireundeu (c) Lutfi Dananjaya

 

Bale Saresehan bermediakan mayoritas bambu dan kayu, memiliki luas sekitar 200 meter persegi dengan kapasitas 100 orang.  Bangunan ini berbentuk persegi empat, melambangkan empat arah mata angin. Di langit-langit Bale Sarasehan terdapat empat kain terbentang dengan empat warna berbeda.

Warna merah, kuning, hitam dan putih. Warna merah melambangkan api dan api bermakna zat inti kehidupan, warna kuning melambangkan angin bermakna energi kehidupan, warna hitam melambangkan tanah bermakna keteguhan hati, dan terakhir yaitu warna putih melambangkan air dan kesuburan.

Ruangan di Dalam Bale Saresehan (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Di samping Bale Saresehan terdapat panggung pertunjukan yang biasa dipakai untuk melangsungkan berbagai pertunjukan seni tradisi Sunda, di antaranya upacara adat Suraan, pertunjukan seni karinding, tarian, angklung buncis, wayang golek dan sebagainya.

Tradisi ini dilakukan sebagai rasa syukur kepada Yang Maha Pencipta atas karunia dan kenikmatan yang telah diterima.

“Masih gak nyangka kan, kalau ini semua berada di wilayah kota Cimahi”.

Imah Panggung, Kampung Adat Cireundeu

Rumah Adat Kampung Cireundeu (c) Lutfi Dananjaya/Kelananusantara

Gak jauh dari Bale Saresehan, Sahabat Kelana akan menemukan Imah Panggung dengan ukuran cukup besar. Rumah panggung adalah hasil karya arsitektur tradisional mayoritas kebudayaan manusia Indonesia. Di beberapa wilayah rumah panggung memiliki keanekaragaman bentuk dan nama. Namun, rumah panggung memiliki kesamaan dari segi fungsi dan media utama bahan pembentuknya.

Itulah pengalaman wisata budaya menelusuri Kampung Adat Cireundeu. Banyak pelajaran menarik soal kearifan lokal, sejarah, dan nilai budaya yang bisa didapat. Sahabat Kelana, Jika ingin habiskan liburan di kota Cimahi dengan lebih berkesan, jangan ragu untuk ke sini ya.

 

 

Tags: kampung adat cireundeukelananusantarakota cimahiUniquely Nusantarawisata budaya
Share184Tweet115Pin41SendShareSend
Previous Post

Perkebunan Buah Tin di Ciwidey

Next Post

Begreno Home, Resort Asik Nuansa Etnik di Bogor

Lutfi Dananjaya

Lutfi Dananjaya

Bajak Laut

Related Posts

Oriental Eksotik, Rub of Rub Mengajak Pendengar Menengok Masa Lalu
Budaya

Oriental Eksotik, Rub of Rub Mengajak Pendengar Menengok Masa Lalu

1 Februari, 2022
987
Sejarah Trem Uap: Stasiun Demak Abad 19
ZZ Slider Utama

Sejarah Trem Uap: Stasiun Demak Abad 19

9 Desember, 2021
686
FOOD NOT BOMBS: Bentuk Protes Melalui Makanan
Budaya

FOOD NOT BOMBS: Bentuk Protes Melalui Makanan

7 Desember, 2021
1.1k
Klenteng Hwie Wie Kiong dan Klenteng See Hoo Kiong di Pecinan Semarang
Budaya

Klenteng Hwie Wie Kiong dan Klenteng See Hoo Kiong di Pecinan Semarang

13 September, 2020
5.2k
Warisan Keluarga Schumtzer di Ganjuran, Yogyakarta
Budaya

Warisan Keluarga Schumtzer di Ganjuran, Yogyakarta

14 September, 2020
3.1k
Mengenang 100 tahun Gedung Sate
Budaya

Mengenang 100 tahun Gedung Sate

14 September, 2020
1.2k

Discussion about this post

Artikel Terpopuler

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

Mahabhusana Wilwatiktapura, Pakaian Kerajaan Majapahit

26 Februari, 2020
15.8k
Black Metal, Berkenalan dengan Kegelapan

Black Metal, Berkenalan dengan Kegelapan

14 September, 2020
2.5k
Klenteng Hwie Wie Kiong dan Klenteng See Hoo Kiong di Pecinan Semarang

Klenteng Hwie Wie Kiong dan Klenteng See Hoo Kiong di Pecinan Semarang

13 September, 2020
5.2k
Daun Kelor: Sejarah, Mitos dan Manfaatnya

Daun Kelor: Sejarah, Mitos dan Manfaatnya

14 September, 2020
2.7k
Mengenang 100 tahun Gedung Sate

Mengenang 100 tahun Gedung Sate

14 September, 2020
1.2k
Tizi Restaurant, Sajikan Makanan Khas Jerman di Bandung

Tizi Restaurant, Sajikan Makanan Khas Jerman di Bandung

5 Agustus, 2020
3k

Rekomendasi Kelana

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

7 Cara Promosikan Acara agar Ramai Peminat, Panduan untuk EO

2 Mei, 2025
207
Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

Coconuttreez Kembali dengan Energi Baru, Apong Siap Menggebrak Panggung!

2 Maret, 2025
111

Pesona Alam nan Magis Danau Kelimutu

24 Oktober, 2024
131
Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

Urban Farming Sansevieria Omset Hingga 50 juta, Terapkan Green Jobs dari Rumah

13 Maret, 2024
240
Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

Pahawang Culture Festival 2022, Kesadaran yang Lahir dari Nenek Moyang

16 Oktober, 2023
171
Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

Prahara Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan

21 September, 2023
131

Yuk Ikuti Kelana Nusantara!

  • Setiap jejak yang kita ingat  mengandung mineral-mineral lautan yang kita kecap    sumbawa  sumbawaisland  rumputlaut  kelananusantara
  • Saat ini kita buka program magang untuk siapa saja  sebab Kelana Nusantara kini hadir dengan wajah baru  Saat ini kita membutuhkan ide dan pemikiran kalian untuk dituangkan disini  khususnya di bidang media digital   Join with us   untuk form sudah tertera di bio  Selamat berpetualang
  • Penayangan perdana Demon Slayer  Entertainment District Arc menuai protes dari fans dengan Tengen Uzui salah satu protaganisnya disebut melakukan poligami   Demon Slayer  Entertainment District Arc memperkenalkan Tengen Uzui  seorang Hashira  mentor selanjutnya Tanjiro Kamado  mantan ninja yang memiliki 3 istri   Tengen Uzui hadir dengan segala pesona  mengakui dirinya pribadi yang selama hidupnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Nusa Penida kerap menjadi destinasi untuk dikunjungi wisatawan yang memiki hobi diving   Sahabat Kelana yang penasaran dengan eksotika keindahan bawah laut Nusa Penida tentu harus menyiapkan budget khusus    Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Kehadiran moda transportasi darat  dalam hal ini kereta api trem uap di Demak tidak lepas dari meningkatnya arus perdagangan antara Eropa dan Hindia-Belanda   Terutama setelah pembukaan Terusan Suez pada 1869   Investasi asing kemudian  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sebenarnya uang yang dihabiskan dunia untuk persenjataan militer dan perang dalam satu minggu cukup untuk memberi  makanan  seluruh manusia di bumi dalam setahun   Fakta yang mencengangkan  memang  sementara perang terus dilangsungkan tanpa jelas ujungnya  di pelosok dunia  miliunan manusia meringkih bertahan hidup dalam kelaparan   Tapi  bisakah makanan menjadi penopang basis perubahan   Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Sahabat Kelana  perlu diketahui sebelum mengulas 5 rekomendasi villa bambu terbaik untuk Honeymoon asik di Bali   Pemerintah saat ini memberlakukan pembatasan perjalanan bagi wisatawan asing  sebagai reaksi munculnya varian Covid-19 B 1 1 529  Omicron   Hongkong dan beberapa negara Afrika      Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Anantha Wijayanto salah satu pegiat kaktus asal Bali berbagi tips bikin Green House kaktus rumahan dengan budget Rp500 ribu   Idealnya  setiap tanaman khususnya kaktus disarankan memiliki naungan  untuk menjaga stabilitas suhu dan kelembapan udara   Meski kaktus memiliki habitat asli di gurun  namun  ada pertimbangan tanaman ini umumnya  Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
  • Mang Eden salah satu petani kaktus terbesar di Lembang berbagi cara grafting kaktus yang benar   Tim redaksi Kelananusantara  beberapa waktu yang lalu  mengunjungi Kampung Cicalung Desa Wangunharja  Kecamatan Lembang  Kabupaten Bandung Barat   Lokasi ini berdekatan dengan destinasi wisata yang cukup terkenal     Selengkapnya di www kelananusantara com Atau klik tautan di bio
Facebook Twitter Instagram

Bekal Petualanganmu

Iwakmedia Digital Indonesia

Iwakmedia Workshop II
Ruko Jatimurni, Jl Jatimurni No. 2.
Jatipadang, Pasar Minggu.
Kode Pos 12540. (+6221) 780 8020.
Jakarta - Indonesia
Basecamp Kelana Nusantara
Jl. Mentor, Gg Dakota, RT.01/RW.05
Sukaraja, Cicendo.
Kode Pos 40175.
Kota Bandung - Indonesia

Tentang Kelana Nusantara

  • About Us
  • Privacy Policy
  • Term Of Use
  • Disclaimer
  • CONTACT US

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

No Result
View All Result
  • About Us
  • Term Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Sitemap
  • Kelana
  • Sosok
  • Akomodasi
  • Budaya
  • Kuliner
  • Hipotesa
  • Acara
  • Login

Kelana Nusantara © 2020. All Rights Reserved. Powered by iwakmedia.

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Cookie settingsACCEPT
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary Always Enabled

Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.

Non-necessary

Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.

Add New Playlist